url submit Tragis! Implan Payudara Model Majalah Playboy Ini Pecah! | Berita dan Informasi Sepak bola

Tragis! Implan Payudara Model Majalah Playboy Ini Pecah!



Tragis! Implan Payudara Model Majalah Playboy Ini Pecah!. Sungguh sial nasib yang dialami oleh seorang model playboy asal Venezuela bernama Diosa Canales. Dirinya harus dilarikan ke rumah sakit karena cedera implan payudaranya pecah akibat terjatuh.

Model cantik dan seksi ini berusia 28 tahun, dirinya kehilangan keseimbangan ketika sedang menari pole dance di kota El Tigore di Anzoategui. Dan tiba-tiba, dirinya terjatuh tersungkur dengan bagian dada tepat mendarat di lantai, akibat kecelakaan itu menyebabkan implan di dalam payudaranya pecah.

Model majalah Playboy yang bernama asli Dioshaily Rosfer Canales Gil ini langsung dilarikan ke rumah sakit dan langsung menjalani operasi pada bagian payudaranya oleh dokter ahli. Kini keadaannya pun sudah lebih membaik dan sempat  mengabarkan kondisinya di media sosial.

Dirinya pun menuliskan status “Saya akan baik-baik saja,” ucap model seksi ini setelah memposting fotonya di Instagram usai menjalani operasi.

Ini sebuah contoh pelajaran, berhati-hatilah bagi para perempuan yang melakukan implan payudara, jangan melakukan aksi gerakan yang berpotensi terjatuh.

Dapatkan Berita Terbaru Pada ( https://gameonlinedomino.blogspot.com ) update livescore terbaru hanya WWW.JKTGOAL.COM game online domino ,game online poker,game online ceme (GABUNG BERSAMA KAMI). Kami Akan Memberikan ( PELAYANAN ) Sebaik-Baik Nya
Kunjungi Juga Pada http://JKTQQ.COM

Ditulis Oleh : senn ~

Anda sedang membaca artikel berjudul Tragis! Implan Payudara Model Majalah Playboy Ini Pecah! yang ditulis oleh Berita dan Informasi Sepak bola yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Berita dan Informasi Sepak bola

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top